Subscribe Us

Advertisement

Selalu Ada Cerita Lucu di Perjalanan Bersama Bapak (Part 3)

Ketawa Kalau Ajak Bapak Kemana-mana Ada Aja Tingkah Lucunya

sumber gambar : Dua Jendela


Oh iya ada cerita lucu,
Jadi pas ada perlintasan kereta di area Mangga Dua, tepatnya setelah melewati halte Jembatan Merah menuju halte Gunung Sahari (Mangga Dua), busway harus berhenti karena ada KRL Jabodetabek lewat. Aku tawarin ke Bapak buat rekam suasana saat KRL lewat lewat video di handphone. Awal mulanya, Bapak menolak, eh tau-tau inisiatif ambil HPnya di tas waistbag.

Udah ambil HP, posisi kamera video di status WA pun menyala, dan saat KRL datang, tombol on sudah mulai merekam. Bapak yang merekamnya sendiri. Rekam video dimulai saat kereta lewat lalu merekam seluruh area koridor busway dan setelah dapat momen yang epic tiba-tiba bapak pencet 2x tombol back. 

Haduhhh, hilanglah itu video harusnya langsung klik tombol kirim status WA, malah jadi kembali ke mode rekam, alhasil videonya gak ke simpan Babeh. Video gak ke publis di status WA dan masa KRL lewat udah habis. Yahh, udah lah ya beh hehe. Human error maklum bapak baru belajar bikin status WA 2 minggu belakangan ini. 😁


Lanjut Ngobrol Sampai Busway Sudah Berada di Kota Tua

Kita lanjut perjalanan ya beh sambil sesekali bapak tanya kota tua ya ini, iya jawabku. Dan juga sesekali aku ceritain ini arah ke kosan aku yang lama beh dan seterusnya dan seterusnya sampai Bapak sepertinya mulai mengantuk saat halte sudah sampai di Bandengan guys. Soalnya udah satu jam ini kita belum sampai juga.

[16.04, 3/7/2026] - Busway koridor dengan nomor 12 terus melaju, matahari yang mulai kesenjaan cukup ramah di badan tidak sepanas siang tadi.

Jalanan Jakarta Utara di jam sore cukup lancar dan akhirnya kami tiba di Halte Penjaringan pada pukul 16.14 WIB.


Karena aku dan adikku sudah janjian sebelumnya, maka dari Halte Penjaringan, kami masih harus lanjut naik busway koridor 9 arah Jembatan 3. Jadi Aku sama Bapak pindah ke arah kiri menunggu busway Pinang Ranti. Asli Bapak udah capek banget mukanya karena nggak kunjung sampai kosan. Beliau berkali-kali memastikan lagi, 
"Naik busway lagi ini, masih jauh ya?" Tanyanya padaku.

"Ndak beh, bentar lagi kok, ini kita cuman naik sebentar 2x busway, nanti turun di Jembaran 3. Habis itu tinggal pesen ojek buat ke kosan adik." Jawabku mencoba menenangkan Bapak yang mulai lelah ini.





Post a Comment

0 Comments