Menceritakan kembali Rabu, 27 Mei 2026 kala itu
Hari Rabu pagi terasa sangat tenang dan menentramkan, karena tahun ini aku bisa merayakan Hari Raya Idhul Adha bersama keluarga di Jakarta. Keluarga baru di tahun ke-2 dalam kehidupan berumah tangga.
Pada rabu itu, aku menunaikan shalat Idhul Adha bersama mama dan adikku di masjid belakang rumah. Jam 6 kurang 15 menit aku menuju ke rumah mamah dan sekaligus jalan ke masjid yang jaraknya hanya 200 meter dari rumah. Sudah ada beberapa deret yang terisi ibu-ibu dan beberapa anak kecil yang lari-larian.
Jika Idhul Adha seperti ini, masjid belakang diperuntukan khusus untuk jamaah perempuanm namun imam tetap terdapat laki-laki di shaf paling depan. Takbir berkumandang, suara kambing kadang terdengar bersautan menandakan Hari Raya Qur'an telah tiba.
Dengan khusyu aku mengikuti rangkaian shalat Idhul Adha, sampai selesai khutbah dan bersalam-salaman. Aku mampir ke rumah mamah ngobrol-ngobrol sama bapak juga dan tiba-tiba suami menyusul. Setelah itu kami pulang ke rumah dan segera menghidangkan opor yang aku buat ke-2 kalinya di Idhul Adha tahun 2026 ini.
Ini adalah resep opor yang sudah diajarkan mama pertama kali saat aku menjadi istri.
![]() |
| sumber gambar : Dua Jendela (27 Mei 2026 Lebaran Idhul Adha 1447h) |
Mama mengajari resep dan beberapa cara memasak opor ayam daun pepaya. Karena suami suka banget sama menu ini, jadi tiap Lebaran Idhul Adha aku recook lagi. Dan selalu aku cobain sebelum aku bagi ke mama. Takutnya keasinan atau kurang gurih hehe.
Walau masaknya harus effort sampai tengah malam, bahkan opor percobaan pertama sampai jam 1 pagi baru kelar dilanjut bersih-bersih perabotan tapi semua dilakukan dengan senang dan suatu kebanggan bisa menghindangkan makanan lebaran Idhul Adha untuk suami, kakak dan adik tercinta.
Aku yang memang pada awalnya perantau, jadi hanya punya kakak dan adik di perantauan, sampai akhirnya menemukan keluarga baru di Jakarta. Oh iya, lebaran Idhul Adha tahun pertama menikah, aku masih masak opor, sementara ayam dan ketupat mama yang masakin. Dan Alhamdulillah di lebaran tahun ke-2 ini, aku full masak opor, ayam dan ketupat sendiri,
Walau ketupatnya agak kurang pulen sedikit hehe, tapi so far semua sukses dibuat dengan penuh kasih sayang.
Dan rabu siang kedatangan kakak dan adikku lalu kami menikmati opor bersama. Btw kakak datang agar telat karena shalat di masjid Istiqlal nunggu penyembelihan kurban. Adikku datang lebih dulu, karena sudah lapar jadi kami menyantap makanan lebih dahulu barulah disusul kakak yang datangnya telat hehe.
Kenangan dan momen Idhul Adha ini benar-benar menyenangkan. Mungkin tahun 2026 ini masih ada adikku tercinta, tahun depan 2027 kita sudah LDR ya dek, gak apa-apa asal sehat-sehat dan berbahagia selalu kamu dan pasangan.
Lebaran tahun ke-3 bikin apa lagi ya kira-kira? Ada ide ?
Baca juga artikel menarik lainnya 📰🗞


0 Comments
Tinggalkan Pesanmu disini :)