Kabar Kurang baik baru saja di sampaikan oleh Vico Lomar, Chief Executive Officer PT Fore Kopi Indonesia Tbk
Lalu, data apa saja yang bocor dan berpotensi diakses tanpa izin?
- Nama
- Tanggal lahir
- Jenis kelamin
- Nomor telephone
- Alamat tersimpang di aplikasi
- PIN (sudah melalui proses hashing)
- Riwayat pembelian
- Aplikasi tidak meminta atau menyimpan NIK dan foto KTP pelanggan.
- Informasi pembayaran (kartu debit/kredit) dikelola di platform terpisah serta dipastikan tidak mengalami dampak kebocoran data.
Kabar ini sedikit melegakan pelanggan Fore Coffee, tapi bukan berarti kita bisa santai saja.
Lalu, apa bahaya dari kebocoran data pribadi ini?
Contoh: "Hallo kak, selamat siang, kami dari Fore. Aku Anda mengalami masalah, mohon kirim kode OTP untuk verifikasi."
Langkah yang sudah diambil oleh Manajemen Fore Coffee:
- Akses tanpa izin dihentikan dan sistem diamankan dalam waktu 24 jam setelah aktivitas teridentifikasi.
- Kerentanan diperbaiki dan platform diperbaharui ke versi terbaru.
- Menambah lampisan perlindungan, termasuk autentifikasi dua faktor (2FA) saat akun dibuka di perangkat baru.
- Konsultan keamanan siber ditunjuk untuk menginvestigasi forensik.
- Melaporkan insiden ini kepada Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia (Komdigi) dan secara aktif bekerja sama dengan otoritas terkait untuk menangani situasi ini serta menindaklanjuti pihak-pihak yang bertanggung jawab sesuai ketentuan yang berlaku.
Hal yang harus kamu lakukan sekarang:
Sebagai langkah pencegahan, manajemen Fore Coffee menyarankan kita untuk:
- Segera ganti PIN aplikasi Fore atau membuat PIN aplikasi, jika belum ada.
- Apabila pelanggan menggunakan PIN yang sama untuk akun lain, manajemen Fore juga menyarankan agar PIN akun tersebut diganti.
- Berhati-hati terhadap telephone, Short Messages Service (SMS), email, atau pesan WhatsApp yang mengatasnamakan FORE, PT Fore Kopi Indonesia Tbk, Fore Coffee, atau Fore Donut. Jangan klik tautan apapun yang dirasa mencurigakan.
- Jangan pernah berikan PIN atau kode OTP kepada siapapun.
- Jika Anda menemukan aktivitas yang mencurigakan atau menerima komunikasi mencurigakan yang mengatasnamakan Fore, silakan laporkan kepada kami melalui privacy@fore.coffee
Lakukan pemberlakuan PIN yang berbeda-beda, aktifkan verifikasi 2FA, dan tidak membagikan kode OTP kepada siapa pun.
Dear Fore Friends,
Kami menghubungi Anda untuk mengimbau agar Anda segera mengganti PIN di akun aplikasi Fore. Hal ini menyusul temuan adanya pengaksesan informasi yang terkait dengan akun pengguna tanpa izin (unauthorized access). Apabila Anda saat ini belum menggunakan PIN, kami himbau untuk segera membuat PIN.
Penggantian atau pembuatan PIN adalah tindakan pencegahan. Aplikasi Fore juga telah menerapkan autentikasi dua faktor (2FA) untuk proses masuk ke akun melalui perangkat baru, sebagai lapisan keamanan tambahan untuk melindungi akun Anda. Hingga saat ini, kami tidak menemukan indikasi bahwa informasi yang diakses tersebut telah disalahgunakan.
FORE sangat menghargai kepercayaan yang telah Anda berikan kepada kami dan kami memahami kekhawatiran yang ditimbulkan. Saat ini kami terus bekerja untuk memperkuat keamanan teknologi informasi, serta bekerja sama dengan konsultan keamanan siber independen dan regulator untuk menelusuri pihak-pihak yang bertanggung jawab atas pengaksesan informasi tanpa izin ini. |
Apa yang terjadi? Kami mendeteksi aktivitas tidak sah (unauthorized access) pada sebuah platform yang digunakan FORE untuk mengelola data pelanggan. Akibatnya, sebagian informasi pelanggan diakses oleh pihak yang tidak berwenang. Informasi tersebut mencakup nama, alamat email, nomor telepon, tanggal lahir, jenis kelamin, alamat yang terdaftar pada aplikasi Fore, hashed PIN, serta riwayat pembelian melalui aplikasi Fore.
Aplikasi Fore tidak pernah meminta atau menyimpan informasi NIK dan foto KTP. Selain itu, kami tidak pernah menyimpan informasi pembayaran, termasuk detail kartu kredit atau debit yang disimpan pada platform terpisah, sehingga tidak ada dampak terhadap data tersebut.
Langkah yang telah kami lakukan Segera setelah mengidentifikasi aktivitas mencurigakan, tim kami mengambil langkah-langkah untuk menghentikan akses tanpa izin tersebut.
Kami telah melakukan pengujian keamanan untuk mengidentifikasi dan mengatasi kerentanan yang terkait, termasuk memperbarui platform yang relevan ke versi terbaru dan memperkuat langkah-langkah keamanan. Kami memastikan bahwa seluruh celah keamanan yang teridentifikasi telah kami tutup dalam waktu kurang dari 24 jam sejak insiden terdeteksi.
Kami juga telah melibatkan konsultan keamanan siber independen untuk melakukan investigasi forensik lebih lanjut terhadap aplikasi Fore, platform terkait, serta sistem teknologi informasi lain yang berhubungan dengan kejadian ini. Investigasi tersebut masih berlangsung.
Sementara itu, kami telah melaporkan insiden ini kepada Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia (Komdigi) dan secara aktif bekerja sama dengan otoritas terkait untuk menangani situasi ini serta menindaklanjuti pihak-pihak yang bertanggung jawab sesuai ketentuan yang berlaku. |
|
Kami memahami bahwa insiden ini dapat menimbulkan kekhawatiran dan kami menyampaikan permohonan maaf secara tulus atas kejadian ini, karena perlindungan informasi pelanggan merupakan tanggung jawab kami. Oleh karena itu, kami mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk memperkuat sistem dan mencegah terulangnya insiden serupa di masa mendatang.
Jika Anda memiliki pertanyaan atau memerlukan bantuan, silakan hubungi kami melalui privacy@fore.coffee
Hormat kami,
Vico Lomar, Chief Executive Officer PT Fore Kopi Indonesia Tbk
|

0 Comments
Tinggalkan Pesanmu disini :)