Subscribe Us

Advertisement

DAY #4 - Mengenal apa itu Latch Hooks, Hook Block dan Snatch Block atau Pulley Block

Melanjutkan kembali rangkaian pembelakaran tentang komponen "Rigging", pada artikel kali ini, kita akan membahas tentang 3 alat yaitu : 
Latch Hooks, Hook Block dan Snatch Block atau Pulley Block

Dan berikut penjelasan dari masing-masing fungsi alatnya:

1️⃣Latch Hook / Safety Latch

sumber gambar : Megajaya.co.id


Latch Hooks atau lebih dikenal dengan nama (safety latch) pada wire rope adalah bagian lidah pengaman berpegas pada kait (hook) yang menutup celah mulut hook secara otomatis, berfungsi mencegah tali kawat seling, rantai, atau shackle terlepas saat terjadi guncangan atau pergerakan beban.


Fungsi utama dari latch hooks atau safety latch hook ini adalah menjaga kait tetap tertutup, sehingga beban tidak terlepas secara tiba-tiba saat diangkat.  Walau nampaknya sederhana,  mekanisme ini punya peran penting dalam mencegah kecelakaan kerja. 

5 Fungsi Safety Latch dalam Sistem Pengangkatan
  1. Mencegah Beban Terlepas secara Tidak Sengaja
  2. Mengurangi Risiko Cedera di Area Kerja
  3. Menjaga Kestabilan Beban selama Pengangkatan
  4. Meminimalkan Potensi Gangguan Operasional
  5. Mendukung Budaya Kerja yang Mengutamakan Keselamatan

Jenis-Jenis Hook dengan Safety Latch yang Umum Digunakan
  • Beberapa jenis hook pada peralatan rigging dilengkapi dengan safety latch atau pengunci pengaman. Komponen ini berfungsi membantu menjaga agar beban tetap berada pada posisi yang aman dan tidak mudah terlepas selama kegiatan pengangkatan (lifting). Beberapa jenis hook dengan latch yang banyak digunakan dalam pekerjaan rigging antara lain:


1. Clevis Hook with Latch



sumber gambar : nobelriggindo.co.id

Clevis Hook with Latch memiliki bentuk bagian atas menyerupai huruf U dan dilengkapi dengan mekanisme pengunci (latch) sebagai pengaman. Jenis hook ini dapat dipasang langsung pada rantai sehingga tidak selalu membutuhkan tambahan connecting link. Kehadiran latch membantu mempertahankan posisi rantai atau beban agar tetap terhubung dengan hook selama proses pengangkatan berlangsung.




2. Eye Hook with Latch


sumber gambar : www.singteckleong.com


Eye Hook with Latch memiliki bagian atas berbentuk lubang atau eye yang digunakan sebagai titik pemasangan dengan sling maupun tali pengangkat. Hook jenis ini umumnya dibuat dari material baja berkekuatan tinggi dan tersedia dalam berbagai grade, sesuai kebutuhan pekerjaan. Karena konstruksinya dirancang untuk pekerjaan pengangkatan, eye hook banyak digunakan pada aktivitas lifting yang membutuhkan tingkat keamanan dan kekuatan yang tinggi.



3. Grab Hook with Latch

sumber gambar : nobelriggindo.co.id


Grab Hook with Latch dirancang untuk memudahkan proses pengaitan rantai atau beban secara cepat dan kokoh. Pengunci (latch) pada hook berfungsi sebagai fitur tambahan untuk membantu mencegah sambungan terlepas ketika proses pengangkatan sedang berlangsung. Jenis hook ini sangat berguna dalam pekerjaan lifting yang membutuhkan pemasangan cepat serta kondisi kerja yang dapat berubah atau cukup dinamis.

Catatan: Dalam praktik rigging, pemilihan hook tidak hanya berdasarkan keberadaan safety latch, tetapi juga harus mempertimbangkan WLL/SWL, grade material, ukuran rantai atau sling, kompatibilitas komponen, serta prosedur keselamatan yang berlaku.



2️⃣ Hook Block


sumber gambar : www.vishalengineers.net.in


Hook block adalah sebuah komponen pengangkat berat pada crane atau alat lifting yang terdiri dari satu atau lebih katrol (sheaves) dan kait (hook), yang berfungsi menopang, menyeimbangkan, serta mengaitkan beban melalui lilitan tali baja (wire rope)




3️⃣ Snatch Block

sumber gambar :tocolifting.co.za



Snatch block atau pulley block termasuk jenis katrol, dengan sheave atau roda yang berputar terhadap sumbunya.
Pulley block tidak dapat bekerja sendirian sebab harus dihubungkan memakai wire rope atau tali tambang. 

- Fungsi snatch block sendiri ialah untuk mengubah gaya atau arah dari alat saat mengangkat beban yang berat. Sehingga dengan memakai katrol tersebut, arah angkatan dan tarikan pada tali kawat seling atau tali tambang bisa diubah sesuai keinginan.


Post a Comment

0 Comments