Subscribe Us

Advertisement

Menulis Adalah Bagian Dari Ketenangan Dalam Perjalanan Hidup

Jauh sebelum ini, semua risalah hati yang aku miliki gemar sekali aku tulis dalam diary.

sumber gambar : Dua Jendela



Hal besar maupun sekecil apapun berupa momen bahagia, sedih, ragu-ragu atau tidak berpengharapan sekali pun tetap aku tuang dalam tulisan.

Masa-masa itu adalah diriku yang penuh mimpi besar, ingin  membangun diri, dekat dengan dunia dan kekaguman semua ciptaan-Nya. Tapi, lambat laun, semua memori yang berjalan sudah tinggal kenangan dan akhir-akhir ini sering aku abaikan tanpa tau akan jeda di umur berapa.



Kemacetan demi lolos jam terbang juga membuat pikiran makin kacau, namun hal yang patut aku syukuri sejauh kaki ini melangkah adalah aku bisa menjadi tempat cerita dan aku pun menemukan rumah untuk pulang. Seorang laki-laki, berjiwa pria nan bertanggung jawab, sangat manis kalau tersenyum dan membuat aku takluk untuk mustahil tidak jatuh cinta.

Setiap arah pergi dan pulangku, kini hanya termotivasi olehnya. Rumah yang dimana aku ingin terus pulang, beristirahat dipelukannnya bahkan sampai ku pakai kaos keringatnya.


Untuk mengelap setiap air mataku yang tumpah kemana wajah lelah ini mengeluh.

Dunia memang sudah bukan lagi tempat yang aman, tapi selagi ada laki-laki yang saat ini menjadi suamiku, rasanya aku merasa jauh lebih aman dan nyaman. Kita tunaikan bersama dalam ibadah, dalam mencapai semua kebahagiaan dan suka cita.


Post a Comment

0 Comments