Subscribe Us

Advertisement

Sepenggal Kisah July yang Dilukis dengan Tulus Penuh Syukur - At that time, my fear was so great.

Memori Indah bagi yang berjuang

Selasa, 28 Juli 2026 menjadi awal saya meraih peruntungan kembali setelah "Job Applicaton" dilirik sebuah perusahaan.

sumber gambar : Dua Jendela



Waktu itu menilik beberapa bulan ke belakang tepatnya 3 bulan sebelumnya, ada beberapa panggilan interview yang diantaranya tidak saya ambil dan sebagian saya coba melalui interview online. Sebetulnya, saya hanya mencoba sebisa yang mampu saya berikan, tidak terlalu ambis apalagi sampai over thinking, semua berjalan seperti air mengalir dan saya menikmati masa rehat dengan penuh syukur.


Hingga hari itu, tidak lama dari saya mengsubmit di aplikasi Jobstreet, pada tanggal 21 Juli 2026. Lalu 27 Juli pesan untuk datang ke office sebuah PT pun muncul. Saya segera mengecek lokasi perusahaan, dan sepertinya ini dekat. Ternyata dari Halte Jembatan Merah belok kiri searah ke Pangeran Jayakarta. Ok, karena ini dekat transum, saya memutuskan datang pada hari selasa, 28 Juli 2026.

Berbekal sudah di cross check via map, maka saya ke esokan paginya (jam 9) saya keluar rumah dan naik busway ke lokasi. Cuaca panas hari itu, kembali terasa di badan yang akhir-akhir ini merasa tidak enak. Lalu jam 10.30 sampai di Halte tujuan akhir dilanjut jalan kaki menuju perusahaan.

 


Sampai tiba di lokasi, menunggu sebentar di lobby dan naik ke Lt 2. Saya menunggu beberapa menit untuk bertemu HRD, kemudian mengisi form lamaran dan lanjut interview bersama atasan PT tersebut.


Jam 1 kurang interview selesai, berbagai hal di jelaskan dan saya pertanyakan juga. Saya keluar dengan santai tidak berharap apa-apa selain yang terbaik. Pulang ke arah Timur dengan kembali berjalan kaki siang hari, menuju ke Halte Jembatan Merah. Lalu melaju turun di Halte Matraman Baru.

Saya shalat dhuhur lalu keluar melalui pintu sisi samping mushala, menyebrang jalan berjalan kaki menuju puskesmas Jatinegara. Yah, hari itu saat mentari sedang panas-panasnya selepas interview kerja, saya lanjut berobat ke puskesmas. Sebuah hari yang sangat hetic, menunggu antrian dipanggil dokter selesai ambil obat di apotek dan lanjut ke pasar Jatinegara mencari sebuah barang yang sangat penting bagi dapur.



Tapi sayang, sudah cari-cari sekitaran toko, tidak ada yang jual. Akhirnya saya memutuskan pulang ke rumah dengan menenteng 5 buah es cincau untuk meredakan panasnya tenggorokan setelah seharian berkeliling Jakarta.

Barulah jam 3 sore, saya tiba di rumah dan langsung beberes sebentar dilanjut istirahat. Kepala rasanya nut-nutan karena panas di luar sangat terasa. Lalu seminggu ini menunggu hasil interview, sampai jumat 31 Juli 2026 pun tidak ada informasi jadi saya pikir sudah tidak lolos. 

Sabtu, 1 Agustus 2026 bersamaan dengan hari saya dan suami kondangan ke Bekasi, pulang dari kondangan di siang hari jam 2 an, ada notifikasi WA kalau di PT tersebut saya diterima dan bisa bergabung tanggal 3 Agustus 2026.


Masya Allah saya sudah mengikhlaskan hasil, tapi Allah kasih jawaban terbaik di waktu yang tepat. Alhamdulillah hingga seminggu ini saya belajar banyak tentang hal yang sebelumnya tidak saya ketahui. Beradaptasi kembali dengan tempat dan orang baru. Rasanya seperti memulai dari "0", tapi kujalani dengan syukur dan menjadi titik balik untuk belajar dan berproses terus di usia saya yang semakin dewasa ini. 

Terima kasih kepada Allah SWT, dan seluruh do'a-do'a orang tercinta, semoga ke depannya semakin baik, bisa memahami jobdesk dan tentunya menjadikan diri semakin produktif, namun tetap dalam koridor ibadah kepada-Nya.
sumber gambar : Dua Jendela


Post a Comment

0 Comments