Subscribe Us

Advertisement

Let's Go Kita Nonton The Odyssey dengan Pengalaman Menegangkan #2

Memulai Perjalanan dengan Simba ke Bassura XXI

sumber gambar : Dua Jendela

Waktu yang dijadwalkan untuk menonton film pada malam hari hampir tiba. Sebelum berangkat, kami shalat maghrib lebih dulu di rumah dilanjut makan kudapan malam supaya tidak keroncongan pas nonton, you know-lah 3 jam nonton bakal duduk sepanjang film diputar. Makan bareng dengan menu secukupnya sebelum nonton ceunah hehe.


Setelah aku dan suami menyelesaikan makan, segera kami siap-siap jalan karena niatnya sekalian hunting barang di mall. Jadinya, jam 18.30 WIB aku dan suami bergegas berangkat. Setelah memastikan semua aman, jaket tidak ketinggalan karena bakalan dingin di ruang bioskop ditambah bakal pulang larut malam. Lampu sudah dimatikan, saatnya "Keep going" menuju Bassura dengan motor merah kesayangan kami yang diberi nama "Simba". Simba ini telah menemani perjalanan hidup kami hampir 2 tahun.


Perjalanan ke Bassura cukup lancar pas awal keluar gang, tapi sedikit macet parah pas kita mau masuk ke area parkir Bassura. Bisa dikatakan hanya 15 menit bahkan kurang buat menempuh jarak rumah ke mall. Emang deket si aslinya apalagi pakai motor bisa nyelap-nyelip.



Setelah melalui macet yang cukup menunggu giliran, akhirnya aku dan suami mulai masuk ke area plang parkir. Dari awal sudah disiapkan kartu e-money buat akses masuk parkir, tapi pas praktik langsung e-money tidak kunjung kebaca alhasil plang parkir masuk nggak kebuka-buka jadi saya pakai karcis mesin aja. Dan barulah plang terbuka.





Suami dengan telaten mengarahkan motor ke area parkir yang pada malam itu (17/7/2026) sangat ramai. Cari tempat parkir muter-muter sama aja penuh sana-sini. Barulah di ujung tidak terlalu pojok sih, ada space 1 motor dan cukup luas buat naruh simba ini. Helm dilepas, kunci motor tidak ketinggalan juga dicabut dan dibawa. Lalu aku dan suami mulai berjalan 100 meteran dari parkiran menuju lobby mall. Oh iya baru inget, aku lupa bawa kacamata minus, udah di inget-inget bakal bawa malah kelupaan dan baru inget pas lagi jalan masuk area mall. Heemm ya udah gak apa-apa deh, masih bisa lihat kok hihi, cuman pengin versi HD aja😁😁


Suasana di mall malam sabtu terlihat cukup crowded tapi masih bisa dimaklumi karena memang weekend dan mall Bassura ini terkenal ramai. Jadi selain mall, ada juga apartemen yang terintegrasi di atas mallnya. Oh iya, pas di cek jam berapa kita sampai, ternyata masih jam 18.50 menit. Masih lama ya buat film dimulai.

Aku dan suami muterin mall dulu dan sengaja langsung menuju lokasi bioskop biar nanti gak cari-cari jalan lagi dan sudah tau di lantai mana.

Letak bioskop mall Bassura sendiri berada di lantai 2 dekat dengan playground. Pada awalnya karena memanfaatkan waktu, aku dan suami menggunakan eskalator untuk mengelilingi mall sampai tiba kami menemukan bioskop dan tidak jauh dari sana ada lift. Jadi kami turun menggunakan lift menuju lantai LG kalau nggak salah ya hehe, lupa soalnya. Pokoknya patokannya kita mau ke DIY cari sesuatu. Karena semenjak keliling tadi nggak nemuin store sepatu yang sebanyak di Ciplaz Jatinegara.


Sampai juga di lantai LG, lalu kami keliling santai menikmati momen bersama di malam sabtu ini dengan sesekali bersendau gurau kecil dan tertawa atau saling usil. Momen kaya gini yang selalu jadi pengikat hubungan dan memupuk rasa kebersamaan entah sampai kapan pun akan selalu bareng ya insyaAllah Bismillah.

Keliling Mall Cari Sport Station tapi malah ke DIY

Di ujung sudah terlihat DIY segera aku dan suami masuk store, We arround the store together. We look the store items. Banyak banget pilihan di DIY Bassura ini. Kayaknya ini DIY paling besar yang pernah aku temuin deh. Habisnya semua ada dan cuci mata banget hehe. Bekeliling cukup lama sekaligus sambil menunggu jam 19.30 (buat naik ke LT 2 lagi), kami membeli aksesories. Sebenarnya ada beberapa item yang mau kita beli, tapi repot juga kalau dibawa ke area biskop. Jadi suami cuma beli gunting kuku besar, tapi masih besar cintaku hehe, sama aku beli bros berbentuk pita gitu. 

Setelah puas keliling DIY kita ke kasir buat bayar, dan kebetulan antre cukup panjang. Dengan pay in cash aku membayar barang yang kami pilih dan memasukannya ke tas kecil yang aku bawa. Simple dan tidak repot barang sekecil itu hehe.

Setelah itu, kami lanjut ke lift tadi dan naik ke LT2 menuju bioskop, karena jam sudah menunjukan 19.35 WIB.



sumber gambar : Dua Jendela


Cetak tiket bisokop setengah jam sebelum dimulai

Sampai di LT2, kita tidak langsung ke bioskop tapi melipir sebentar ke toilet karena 3 jam itu lama dan lebih baik menunaikan dulu yang mau buang air kecil atau dandan kecil-kecilan hehe. Oh ya, terdapat juga mushala khusus wanita di LT2 ini lho, dan itu luas banget. Aku juga baru pertama kali nemu mushala luas di Bassura ini. Saya menunggu suami di luar dekat dengan mushala, dan setelah beberapa menit selesai dengan urusan masing-masing. Kami bergegas ke bioskop tepatnya mau cetak tiket bioskop.


Langsung saja, aku theathring ke suami karena paketan waktu itu lagi abis, alamak banget bisa kebetulan abis mau nonton haha 😂. Setelah buka aplikasi gopay dan tampil barcode, aku arahkan ke mesin pencetak. Eh tapi kok ada masalah nih. Jadi pas scan barcode ke layar khusus pembelian online (M-TIX), mesih kasih simbol silang, katanya transaksi tidak valid.

Aku coba ganti mesin ke sebelah donk, siapa tau lagi error mesin yang ini dan ternyata sama aja. Segera ada petugas tiket yang menanyakan dan membantu kami dengan cekatan,

"Ada yang bisa saya bantu kak?" tanyanya ramah kepada kami.

Saya jawab, "iya mbak, ini kok gagal terus ya. Saya sudah pesan online tiketnya dan sudah dibayar."


Petugasnya membalas,
"Baik kak, boleh kakak coba masukan nomor HP dan kode booking yang ada di atas barcode." Sambil menunjukan kode booking. 

Tapi tetap saja terkendala tidak dikenali atau transaksi tidak valid. Lalu petugas tiket berkoordinasi dengan rekan sesamanya dan meminjak HP-ku buat mastiin lagi.


Setelah dicek, barcode ulang juga ke mesin sama petugasnya, masih menampilan jawaban yang sama seperti di awal tadi. Kami masih menunggu di depan antrian tiket. Ada juga mbak-mbak setelah kami coba scan tiket ke mesin, gagal juga. Dan dalam kasus ini terdapat masalah yang serupa yaitu mesin print tiket error.


Aku dan suami menunggu cukup lama di antrian pencetakan tiket. HP dari petugasnya sudah dikembalikan ke aku. Petugas yang tadi masih mencari solusi, sampai akhirnya rekannya turun tangan atau mungkin itu atasan mereka kali ya. Jadi tiket yang dibeli dicocokan dengan data pembeli, saya sebutkan nama lengkap saya sesuai akun Gopay dan benar terdapat nama saya dengan pembelian 2 tiket untuk film "The Odyssey" jam 19.50 WIB. Alhamdulillah akhirnya bisa kecetak juga, untuk masih ada banyak waktu gak terburu-buru dalam menyesaikan masalah cetak tiket ini.

Beli popcorn dulu ya biar ada cemilan saat nonton

Setelah mendapat tiket yang sudah dicetak, saya dan suami antre buat beli snack. Pada waktu itu jam menunjukan pukul 19.45 masih ada waktu 5 menit sih, jadi kami beli paket combo 1 dengan isian:
  • Popcorn mix 2 rasa
  • 2 minuman
  • dan ada 2 donat, tapi berhubung donatnya habis, diganti dengan donat ukuran lain yang lebih jumbo 1 biji. 

Ya udah nggak apa-apa deh daripada gak ada. Untuk minuman kami ambil lemon tea dan naik grade jadi medium. Yang tadinya paket seharga Rp 109.000 masing-masing minuman upgrade dengan menambah Rp 10.000,-. Semua sudah diorder, suami langsung bayar dengan kris. Sembari menunggu minuman, kami cek beberapa menu lainnya takut ada nambah. Tapi kataku cukup sih ini juga.


Popcorn sudah jadi, minuman pun sudah jadi langsung aja dibawa sama suami. Pas dibuka di meja dekat pelayanan snack, suamiku inisiatif mau pesan tambahan popcorn lagi. Katanya kurang segini mah buat 3 jam nonton. Aku sih nggak setuju ya, karena aku gak tau bakal habisin popcorn dan minuman atau nggak. Dan tidak bisa dicegah, suami mau order lagi.

Ya udah aku pesenin deh hehe.🍸🍷

Aku antri lagi di bagian snack, tadinya masih mikir mau beli yang mana. Udah lagi antre eh aku keluar barisan buat nanya suami terkait tambahan tipe apa, alhasil aku harus antre lagi dari belakang huhu sedihnya. Tapi gak lama ada buka antrian baru jadi langsung bisa pesen gak nunggu lama deh. Jadi tambahannya popcorn medium juga sama mineral water. Dan yupss sudah komplit saatnya kita masuk ke bioskop dengan mententeng banyak snack di tangan.


Baca selanjutnya - PART 3


Post a Comment

0 Comments