Sekilas B.J. Habibie yang Tekenang dalam Hati
Presiden Republik Indonesia, B.J. Habibie telah pulang kepada Sang Maha Pencipta pada tahun 2019 silam. Beliau lahir pada tahun 1936-2019 adalah seorang insinyur, ilmuwan, dan sekaligus kepala negara atau Presiden Indonesia yang dikenal atas dedikasinya dalam bidang teknologi dan pendidikan.
Di balik prestasinya, Habibie juga dikenang karena kisah cintanya yang tulus dan mendalama kepada mendiang istrinya, Ainun Besari. Pernikahan mereka yang berlangsung hampir 5 dekade menjadi simbol "kesetiaan, saling mendukung, dan cinta yang tetap terjaga hindda akhir hayat Ainun" pada tahun 2010.
Nasihat dan teladan cinta Habibie masih sangat relevan hingga saat ini karena menunjukan bahwa "cinta sejati tumbuh dari kesetiaan, penghormatan, dan pengorbanan", bukan sekadar perasaan sesaat.
Ia pernah mengatakan bahawa Ainun bukan hanya istrinya, tetapi juga berperan seagai sahabat, pendamping hidup dan sumber kekuatan yang sebenarnya dalam menjalani kehidupan.
Setelah kepergian Ainun, Habibie tetap menyimpan cintanya dengan penuh kesetiaan hingga akhir hayat beliau. Hal ini mengajarkan bahwa cinta yang tulus tidak diukur dari lamanya kebersamaan, melainkan dari ketulusan untuk terus menjaga kenangan, doa dan kasih sayang. Meskipun harus dipisahkan oleh takdir kematian.
Berikut 5 nasehat Eyang Habibie tentang apa itu kesetiaan dalam cinta dan pasangan:
1️⃣
"Milyaran wanita akan luluh pada masa jayamu. Tapi ingat, cuma ada 2 wanita di masa sulitmu, yaitu seorang ibu dan wanita yang memahami masa sulitmu." (Bacharuddin Jusuf Habibie - 25 Juni 1936-11 September 2019).
2️⃣
"Tak perlu seseorang yang sempurna. Cukup temukan orang yang selalu membuatmu bahagia. Dan membuatmu berarti lebih dari siapapun."
3️⃣
"Ketika seseorang menghina kamu, itu adalah sebuah pujian bahwa selama ini mereka menghabiskan banyak waktu untuk memikirkan kamu, bahkan ketika kamu tidak memikirkan mereka."
4️⃣
"Jika prosesmu makin sulit, berarti kamu dan pasanganmu sudah berada di jalan yang tepat dan seharusnya. Hanya tetaplah bersama, apa pun rintangan di depan."
5️⃣
"Belajarlah mengucap syukur dari hal-hal baik di hidupmu. Belajarlah menjadi kuat dari hal-hal buruk di hidupmu."
6️⃣
"Cinta sejati itu memandang kelemahan lalu dijadikan kelebihan untuk saling mencintai."
Referensi sumber @logika.filsuf
Baca juga artikel menarik lainnya 📰🗞

.jpg)
.jpg)


0 Comments
Tinggalkan Pesanmu disini :)